Apa yang Terjadi pada CCTV Saat Listrik Mati?
Apa yang Terjadi pada CCTV Saat Listrik Mati?
Ketika listrik padam, sistem CCTV pada umumnya ikut berhenti bekerja karena kamera, DVR atau NVR, dan perangkat pendukung membutuhkan sumber daya listrik. Akibatnya, kamera tidak dapat merekam selama sistem tidak mendapatkan daya.
Namun, kondisi tersebut dapat dicegah dengan menyiapkan sumber listrik cadangan yang sesuai.
Apakah Rekaman CCTV Tetap Berjalan?
Jika seluruh perangkat CCTV kehilangan daya, proses perekaman biasanya berhenti. Kamera tidak lagi mengirim gambar ke DVR atau NVR sehingga tidak ada rekaman baru selama listrik padam.
Rekaman yang sudah tersimpan sebelum listrik mati pada umumnya tetap berada di media penyimpanan selama perangkat penyimpanannya tidak mengalami kerusakan.
Jadi, listrik mati tidak otomatis menghapus rekaman lama.
Bagaimana Jika Listrik Hanya Mati Sebentar?
Jika pemadaman berlangsung singkat, sistem akan kembali bekerja setelah listrik menyala dan perangkat melakukan proses restart.
Namun, tetap ada jeda ketika CCTV tidak merekam. Untuk lokasi yang membutuhkan pengawasan terus-menerus, jeda seperti ini perlu diperhitungkan.
Menggunakan UPS untuk CCTV
UPS dapat digunakan sebagai sumber daya cadangan ketika listrik utama terputus. Perangkat ini memberikan waktu tambahan agar kamera dan perangkat perekam tetap mendapatkan listrik untuk sementara.
Lama sistem dapat bertahan bergantung pada kapasitas UPS dan total konsumsi daya perangkat CCTV.
Untuk rumah di Rungkut atau Sukolilo, kebutuhan UPS mungkin relatif sederhana. Sementara sistem CCTV dengan lebih banyak kamera di kantor atau tempat usaha di Gubeng dan Mulyorejo membutuhkan perhitungan daya yang lebih matang.
Bagaimana dengan CCTV yang Terhubung ke WiFi?
WiFi tidak membuat CCTV tetap menyala ketika listrik mati. Router, modem, dan perangkat jaringan juga membutuhkan daya.
Artinya, jika ingin sistem tetap dapat diakses saat listrik padam, bukan hanya kamera dan DVR/NVR yang perlu mendapatkan sumber daya cadangan. Perangkat jaringan yang diperlukan juga harus diperhitungkan.
Apakah CCTV 4G Tetap Bisa Digunakan?
CCTV 4G juga tetap membutuhkan listrik untuk menjalankan kameranya. Keunggulannya adalah kamera tidak bergantung pada WiFi karena menggunakan jaringan seluler.
Namun, ketika listrik mati, kamera tetap akan berhenti jika tidak memiliki sumber daya cadangan.
Untuk lokasi di Wiyung, Wonokromo, Dukuh Pakis, Tandes, atau kawasan Surabaya lainnya, kebutuhan backup dapat disesuaikan dengan kondisi listrik dan sistem CCTV yang digunakan.
Solusi Agar CCTV Tetap Menyala
Jika lokasi membutuhkan pengawasan saat pemadaman listrik, beberapa pilihan dapat dipertimbangkan:
- Menggunakan UPS dengan kapasitas sesuai kebutuhan.
- Menyiapkan sumber listrik cadangan.
- Memastikan DVR/NVR ikut mendapatkan backup daya.
- Memberikan backup pada modem atau router jika pemantauan jarak jauh diperlukan.
- Menghitung total konsumsi daya seluruh perangkat.
Kesimpulan
Saat listrik mati, CCTV biasanya berhenti merekam karena kamera dan perangkat perekam kehilangan sumber daya. Rekaman lama tidak otomatis hilang, tetapi akan ada bagian waktu yang tidak terekam.
Jika CCTV harus tetap bekerja selama pemadaman, sistem perlu dilengkapi sumber listrik cadangan yang kapasitasnya sesuai. Untuk menentukan kebutuhan backup, kondisi lokasi dan jumlah perangkat sebaiknya diperhitungkan sejak awal.

